{"id":586,"date":"2016-01-20T19:07:54","date_gmt":"2016-01-20T11:07:54","guid":{"rendered":"http:\/\/rayunan.com\/?p=586"},"modified":"2018-05-02T13:09:08","modified_gmt":"2018-05-02T05:09:08","slug":"bebas-gluten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rayunan.com\/id\/gluten-free\/","title":{"rendered":"Tanpa gluten"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-546 size-medium\" title=\"logo bebas gluten\" src=\"http:\/\/rayunan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/gluten-free-218x300.jpg\" alt=\"tanpa gluten\" width=\"218\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/rayunan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/gluten-free-218x300.jpg 218w, https:\/\/rayunan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/gluten-free.jpg 576w\" sizes=\"(max-width: 218px) 100vw, 218px\" \/><\/p>\n<p><strong>Bebas gluten<\/strong>\u00a0artinya makanan tersebut secara alami bebas gluten; atau tidak mengandung bahan yang: 1) merupakan biji-bijian yang mengandung gluten (misalnya, gandum spelt); 2) berasal dari biji-bijian yang mengandung gluten yang belum diproses untuk menghilangkan glutennya (misalnya, tepung terigu); atau 3) berasal dari biji-bijian yang mengandung gluten yang telah diproses untuk menghilangkan glutennya (misalnya, pati gandum), jika penggunaan bahan tersebut menghasilkan keberadaan gluten sebanyak 20 bagian per juta (ppm) atau lebih di dalam makanan. Selain itu, setiap keberadaan gluten yang tidak dapat dihindari di dalam makanan harus kurang dari 20 ppm.<\/p>\n<p>Gluten adalah komposit protein yang ditemukan dalam gandum, jelai, gandum hitam (rye), serta semua jenis dan hibridanya (seperti spelt, kamut, dan triticale).<\/p>\n<p>Gluten menyebabkan masalah kesehatan pada penderita gangguan yang berkaitan dengan gluten, yang meliputi penyakit seliak (CD), sensitivitas gluten non-seliak (NCGS), ataxia gluten, dermatitis herpetiformis (DH), dan alergi gandum. Pada pasien-pasien ini, diet bebas gluten telah terbukti menjadi pengobatan yang efektif. Selain itu, setidaknya dalam beberapa kasus, diet bebas gluten dapat memperbaiki gejala gastrointestinal dan\/atau sistemik pada penyakit lain, seperti sindrom iritasi usus besar, artritis reumatoid, multiple sclerosis, atau enteropati HIV, di antara penyakit lainnya.<\/p>\n<p>Protein gluten memiliki nilai gizi dan biologis yang rendah dan tidak esensial dalam diet. Namun, pemilihan makanan yang tidak seimbang dan pilihan produk pengganti bebas gluten buatan komersial yang salah, yang memiliki kualitas gizi lebih rendah dan kandungan lipid\/karbohidrat lebih besar dibandingkan dengan produk yang mengandung gluten, dapat menyebabkan kekurangan nutrisi. Komplikasi nutrisi ini dapat dicegah dengan edukasi diet yang benar. Diet bebas gluten harus didasarkan terutama pada makanan yang secara alami bebas gluten, yang lebih seimbang dalam hal mikronutrien dan makronutrien, seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kentang, beras, jagung. Dianjurkan untuk memilih produk pengganti bebas gluten buatan komersial yang diperkaya atau difortifikasi dengan vitamin dan mineral.<\/p>\n<p>Pemasukan gandum oat dalam diet bebas gluten tetap kontroversial. Avenin yang terdapat dalam oat juga mungkin beracun bagi penderita penyakit celiac. Toksisitasnya bergantung pada kultivar yang dikonsumsi. Selain itu, oat sering kali terkontaminasi silang dengan sereal yang mengandung gluten.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/rayunan.com\/id\/menu\/bebas-gluten\/\">Kami dapat menyediakan makanan bebas gluten untuk Anda, yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.\u00a0<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gluten-free\u00a0is meaning that the food either is inherently gluten free; or does not contain an ingredient that is: 1) a gluten-containing grain (e.g., spelt wheat); 2) derived from a gluten-containing grain that has not been processed to remove gluten (e.g., wheat flour); or 3) derived from a gluten-containing grain that has been processed to remove [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[15],"class_list":["post-586","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bali-food","tag-gluten-free"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/586","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=586"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/586\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1176,"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/586\/revisions\/1176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rayunan.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=586"}],"curies":[{"name":"WP","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}